PROPOSAL PROYEK PENGASPALAN/PERBAIKAN JALAN

Berikut ini adalah Proposal Proyek Pengaspalan/perbaikan jalan, semoga dapat bermanfaat sebagai acuan dalam menyusun proposal. Pengertian Aspal beton adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran antara batuan (agregat kasar dan agregat halus) dengan bahan ikat aspal yang mempunyai persyaratan tertentu, dimana kedua material sebelum dicampur secara homogen, harus dipanaskan terlebih dahulu. Karena dicampur dalam keadaan panas, maka sering disebut sebagai hot mix. Semua pekerjaan pencampuran hotmix dilakukan di pabrik pencampur yang disebut sebagai Asphalt Mixing Plant (AMP).

Harga Biaya Pengaspalan Jalan  Kontraktor Jasa Pengaspalan Jalan Hotmix melayani wilayah Jabodetabek: Jakarta, Depok, Bekasi, Serpong, Tangerang, Bogor, Cirebon, Bandung, Banten Jawa Barat dan sekitarnya, wilayah Jawa Tengah, Jogja dan Jawa Timur serta Bali. Kami merupakan Perusahan Jasa Kontraktor yang bergerak di bidang jasa pekerjaan pengaspalan jalan yang sudah berpengalaman dalam menangani berbagi proyek pengaspalan / perbaikan jalan di wilayah Jakarta, Depok, Bekasi, Serpong, Tangerang, Bogor, Cirebon, Bandung, Banten Jawa Barat dan sekitarnya.
Pengertian Aspal beton adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran antara batuan (agregat kasar dan agregat halus) dengan bahan ikat aspal yang mempunyai persyaratan tertentu, dimana kedua material sebelum dicampur secara homogen, harus dipanaskan terlebih dahulu. Karena dicampur dalam keadaan panas, maka sering disebut sebagai hot mix. Semua pekerjaan pencampuran hotmix dilakukan di pabrik pencampur yang disebut sebagai Asphalt Mixing Plant (AMP).
Konstruksi jalan terdiri dari beberapa lapis, antara lain: Subgrade, Sub Base Course, Base Course, dan Surface. Aspal beton yang dipergunakan untuk lapis perkerasan jalan juga terdiri dari beberapa jenis, yaitu: lapis pondasi, lapis aus satu, dan lapis aus dua. Untuk mendapatkan mutu aspal beton yang baik, dalam proses perencanaan campuran harus memperhatikan karakteristik campuran aspal beton, yang meliputi:
1. Stabilitas
Stabilitas aspal beton dimaksudkan agar perkerasan mampu mendukung beban lalu lintas tanpa mengalami perubahan bentuk. Stabilitas campuran diperoleh dari bgaya gesekan antar partikel (internal friction), gaya penguncian (interlocking), dan gaya adhesi yang baik antara batuan dan aspal. Gaya-gaya tersebut dipengaruhi oleh kekerasan permukaan batuan, ukuran gradasi, bentuk butiran, kadar aspal, dan tingkat kepadatan campuran.
2. Durabilitas
Aspal beton dimaksudkan agar perkerasan mempunyai daya tahan terhadap cuaca dan beban lalu lintas yang bekerja. Faktor-faktor yang mendukung
durabilitas meliputi kadar aspal yang tinggi, gradasi yang rapat, dan tingkat kepadatan yang sempurna.
3. Fleksibilitas
Fleksibilitas aspal beton dimaksudkan agar perkerasan mampu menanggulangi lendutan akibat beban lalu lintas yang berulang-ulang tanpa mengalami perubahan bentuk. Fleksibilitas perkerasan dapat dicapai dengan menggunakan gradasi yang relatif terbuka dan penambahan kadar aspal tertentu sehingga dapat menambah ketahanan terhadap pembebanan.
Berikut ini adalah Sumber Aspal:
  • Aspal merupakan suatu produk berbasis minyak yang merupakan turunan dari proses penyulingan minyak bumi, dan dikenal dengan nama aspal keras.
  • Aspal juga terdapat di alam secara alamiah, aspal ini aspal alam
  • Aspal ini dibuat dengan menambahkan bahan tambah kedalam aspal yang bertujuan untuk memperbaiki atau memodifikasi safat rheologinya sehingga akan menghasilkan jenis aspal baru yang disebut aspal modifikasi.
1. Aspal Hasil Destilasi
Minyak mentah disuling dengan cara Destilasi, yaitu proses dimana berbagai fraksi dipisahkan dari minyak mentah tersebut. Proses destilasi ini disertai oleh kenaikan temperatur pemanasan minyak mentah tersebut. Pada setiap temperatur tertentu dari proses destilasi akan dihasilkan produk-produk berbasis minyak.
a. Aspal Keras
Pada proses Destilasi fraksi ringan yang terkandung dalam minyak bumi dipisahkan dengan destilasi sederhana hingga menyisakan suatu residu yang dikenal dengan nama aspal keras. Dalam proses destilasi ini, aspal keras baru dihasilkan melalui proses destilasii hampa pada temperatur sekitar 480 ºC. Temperatur ini bervariasi tergantung pada sumber minyak mentah yang disulaing atau tingkat aspal keras yang akan dihasilkan.
Untuk menghasilkan aspal keras dengan sifat-sifat yang diinginkan, proses penyulingan harus ditangani sedemikian rupa sehingga dapat mengontrol sifat-sifat aspal keras yang dihasilkan.
b. Aspal Cair
Aspal cair dihasilkan dengan melarutkan aspal keras dengan bahan pelarut berbasis minyak. Aspal ini dapet juga dihasilkan secara langsung dari proses destilasi, dimana dalam proses ini raksi minyak ringan terkandung dalam minyak mentah tidak seluruhnya dikeluarkan. Kecepatana menguap dari minyak yang digunakan sebagai pelarut atau minyak yang sengaja ditinggalkan dalam residu pada proses destilasi akan menentukan jenis aspal cair yang dihasilkan. Aspal cair dibedakan dalam beberapa jenis, yaitu:
· Aspal Cair Cepat Mantap (RC = Rapid Curing), yaitu aspal cair yang
bahan pelarutnya cepat menguap. Pelarut yang digunakan pada aspal jenis ini biasanya adalah bensin
· Aspal Cair Mantap Sedang (MC = Medium Curing), yaituaspal cair yang
bahan pelarutnya tidak begitu cepat menguap. Pelarut yang digunakan pada aspal jenis ini biasanya adalah minyak tanah
· Aspal Cair Lambar Mantap (SC = Slow Curing), yaitu aspal cair yang
bahan pelarutnya lambat menguap. Pelarut yang digunakan pada aspal jenis ini adalah solar.
Tingkat kekentalan aspal cair sanagat ditentukan oleh proporsi atau rasio bahan pelarut yang digunakan terhadap aspal keras atau yang terkandung pada aspal cair tersebut. Aspal cair jenis MC-800 memiliki nilai kekentalan yang lebih tinggi dari MC-200.
c. Aspal Emulsi
Aspal emulsi dihasilkan melalui proses pengemulsian aspal keras. Pada proses ini partikel-partikel aspal keras dipisahkan dan didispersikan dalam airyang mengandung emulsifer (emulgator). Partikel aspal yang terdispersi ini berukuran sangat kecil bahkan sebagian besar berukuran sangat kecil bahkansebagian besar berukuran koloid. Jenis emulsifer yang digunakan sangat mempengaruhi jenis dan kecepatan pengikatan aspal emulsi yang dihasilkan. Berdasarkan muatan listrik zat pengemulsi yang digunakan, Aspal emulsi yang dihasilkan dapat dibedakan menjadi :
· Aspal emulsi Anionik, yaitu aspal emulsi yang berion negatif.
· Aspal emulsi Kationik, yaitu aspal emulsi yang berion positif
· Aspal emulsi non-Ionik, yaitu aspal emulsi yang tidsk berion (netral)
2. Aspal Alam
Aspal Alam adalah aspal yang secara alamiah terjadi di alam. Berdasarkan
depositnya aspal alam ini dikelompokan menjadi 2 kelompok, yaitu:
· Aspal Danau ( Lake Asphalt)
Aspal ini secara alamiah terdapat di danau Trinidad, Venezuella dan
lewele. Aspal ini terdiri dari bitumen, mineral, dan bahan organik
lainnya. Angka penetrasi dari aspal ini sangat rendah dan titik lembek
sangat tinggi. Karena aspal ini dicampur dengan aspal keras yang
mempunyai angka penetrasi yang tinggi dengan perbandingan tertentu
sehingga dihasilkan aspal dengan angka penetrasi yang diinginkan.
· Aspal Batu ( Rock Asphalt)
Aspal batu Kentucky dan buton adalah aspal yang secara alamiah
terdeposit di daerah Kentucky, USA dan di pulau buton, Indonesia.
Aspal dari deposit ini terbentuk dalam celah-calah batuan kapur dan
batuan pasir. Aspal yang terkandung dalam batuan ini berkisar antara 12
– 35 % dari masa batu tersebut dan memiliki persentasi antara 0 – 40.
Untuk pemakaiannya, deposit ini harus ditimbang terlebih dahulu, lalu
aspalnya diekstrasi dan dicampur dengan minyak pelunak atau aspal
keras dengan angka penetrasi sesuai dengan yang diinginkan. Pada saat
ini aspal batu telah dikembangkan lebih lanjut, sehingga menghasilkan
aspal batu dalam bentuk butiran partikel yang berukuran lebih kecil dari
1 mm dan dalam bentuk mastik.
3. Aspal Modifikasi
Aspal modifikasi dibuat dengan mencampur aspal keras dengan suatu bahan
tambah. Polymer hádala jenis bahan tambah yang sering di gunakan saat ini,
sehinga aspal modifikasi sering disebut juga aspal polymer.
Antara lain berdasarkan sifatnya, ada dua jenis bahan polymer yang biasanya
digunakan untuk tujuan ini, yaitu:
-Aspal Polymer Elastomer dan karet 
Aspal Polymer adalah jenis – jenis polyer elastomer yang SBS (Styrene Butadine Sterene), SBR (Styrene Butadine Rubber), SIS (Styrene Isoprene Styrene), dan karet hádala jenis polymer elastoner yang biasanya digunakan sebagai bahan pencampur aspal keras. Penambahanpolymer jenis ini dimaksudkan untuk memperbaiki sifat rheologi aspal, antara lain penetrasi, kekentalan, titik lembek dan elastisitas aspal keras. Campuran beraspal yang dibuat dengan aspal polymer elastomer akan memiliki tingkat elastisitas yang lebih tinggi dari campuran beraspal yang dibuat dengan aspal keras. Presentase penambahan bahan tambah ( additive) pada pembuatan aspal polymer harus ditentukan berdasarkan pengujian labolatorium, karena penambahan bahan tambah sampai dengan batas tertentu
memang dapat memperbaiki sifat-sifat rheologi aspal dan campuran tetapi penambahan yang berlebiha justru akan memberikan pengaruh yang negatif.
-Aspal Polymer Plastomer
Seperti halnya dengan aspal polymer elastomer, penambahan bahan polymer plastomer pada aspal keras juga dimaksudkan untuk meningkatkan sifat rheologi baik pada aspal keras dan sifat sifik campuran beraspal. Jenis polymer plastomer yang telah banyak digunakan antara lain adalah EVA (Ethylene Vinyle Acetate), Polypropilene, dan Polyethilene. Presentase penambahan polymer ini kedalam aspal keras juga harus ditentukan berdasarkan pengujian labolatorium, karena penambahan bahan tambah sampai dengan batas tertentu penambahan ini dapat memperbaiki sifat-sifat rheologi aspal dan campuran tetapi penambahan yang berlebiha justru akan memberikan pengaruh yang negatif.
Jasa Kontraktor Pengaspalan Jalan di Jakarta, Depok, Bekasi, Serpong, Tangerang, Bogor, Cirebon, Bandung, Banten Jawa Barat dan sekitarnya silahkan hubungi kami untuk penawaran harga yang terbaik, kami siap membantu Anda. Melayani Jasa Pekerjaan Pengaspalan yang meliputi :
  • Halaman Rumah
  • Halaman Sarana Pengisian Bahan Bakar (SPBU)
  • Area Parkir Perkantoran
  • Area Parkir Rumah Sakit
  • Area Parkir Ruko
  • Area Parkir Pabrik dan Gudang
  • Area Parkir Mall
  • Jalan Raya
  • Jalan Lingkungan/Perumahan/Komplek, Dll
Selain Jasa Pekerjaan Pengaspalan, kami juga mengerjakan :
  • Cor Beton Ready Mix
  • Pemasangan/perbaikan Paving Block
  • Pemasangan Grass Block
  • Pemasangan Kansteen
  • Pembuatan Saluran Air/Drainase
  • Pemasangan Turap Batu Kali
  • Pengurugan tanah merah/tanah boncos
  • Renofasi SPBU
  • Dan Sebagainya
Sebagai Perusahan Jasa Kontraktor Pengaspalan jalan yang sudah berpengalaman, kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik demi menjaga kepercayaan klien dan mitra kami. Apabila Anda sedang membutuhkan Jasa Kontraktor Pengaspalan Jalan di Jakarta, Depok, Bekasi, Serpong, Tangerang, Bogor, Cirebon, Bandung, Banten Jawa Barat dan sekitarnya silahkan hubungi kami untuk penawaran harga yang terbaik, kami siap membantu Anda.
Contoh proposal Pengaspalan Jalan sebagai berikut:

PEMERINTAH KABUPATEN BUMIREJO
KECAMATAN KALIBAWANG
DESA DANUTIRTAN




Nomor    : 09/04/Pemb/ III /2011
Lamp      : 1 ( Satu ) Bendel                                                          
Perihal    : Permohonan Jalan dengan Aspal            


Kepada Yth:     
Bupati Kebumen
Cq. Kepala Dinas Pekerjaan Umum
Di Bumirejo.


Dengan Hormat,
Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan Ekonomi Pedesaan Khususnya di Wilayah Desa Danutirtan, Kecamatan Kalibawang Kabupaten Bumirejo, maka diperlukan adanya sarana/infrastruktur  pendukung diantaranya adalah pembangunan sarana jalan sebagai media transportasi masyarakat. Sebagai pembuka akses jalan yang terisolir oleh karena itu perlu kami laporkan hal sebagai berikut:
 

  1. Perlu segera direalisasikan Jalan Aspal di Desa Danutirtan, mengingat sebagai akses Pembuka lalu lintas jalan keluar dan masuk warga Pedesaan.
  2. Pembangunan Jalan Aspal selain sebagai menumbuhkan sinergi perekonomian Desa khususnya bidang pertanian juga merupakan aspek penataan lingkungan pedesaan

Sehubungan dengan hal tersebut diatas maka kami mohon dukungan Pembangunan Jalan Aspal di Desa Danutirtan dengan panjang 700 x 2.5 = 1750 m2  adapun bersarnya angaran yang diusulkan adalah Rp.122.500.000,- (Seratus dua Puluh Dua Juta Lima ratus Rupiah) dengan Analisa Rencana Anggaran Biaya terlampir.

Demikian permohonan kami sampaikan kemudian atas terkabulnya permohonan ini kami sampaikan banyak terima kasih.

Tambaharjo, 15 Agustus 2011
Kepala Desa Danutirtan
RIDWAN

Mengetahui
CAMAT KALIBAWANG

Drs. H. SUTEDJO HARTOYO
Pembina
NIP. 13701324 146604 3 014

Tembusan;                            
Disampaikan Kepada Yth:

  1. BAPPEDA KAB. BUMIREJO
  2. Arsip/Pertinggal.

PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG

Bahwa dalam rangka Pelaksanan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaaan dan  Penataan Lingkungan dengan menjunjung tinggi nilai nilai kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan warga Desa Danutirtan sehingga terwujud Perekonomian yang tertata dan berkesinambungan sehingga kapasitas warga pedeasaan akan lebih terangkat taraf perekonomiannya.

B. DASAR PEMIKIRAN

Sebagian besar warga Masyarakat Desa Danutirtan bermata pecaharian sebagai Pedagang, Buruh Tani, Petani, dan sebagian yang lain adalah pekeja swasta. Sedangkan tingkat kesejahteraan masyarakat Desa Tambaharjo dapat dilihat dari taraf perekonomian tergolong menengah ke bawah, sehingga banyak sekali warga Desa Danutirtan yang mengadu nasib dirantau orang bahkan menjadi TKI  guna mencari tambahan penghasilan.

Terkait akan jalan jalan Desa  Khususnya di Desa Danutirtan dengan kondisi memprihatinkan yang sangat berpengaruh terhadap aktifitas masyarakat. Menyikapi hal tersebut maka Pemerintah Desa Danutirtan dengan Lembaga Desanya serta dukungan masyarakat bermaksud membangun jalan dengan Aspal, mengingat anggaran dana Alokasi Desa tidak mencukupi.

Maka dengan terealisasinya permohonan kami masyarakat akan lebih mudah dalam rangka melaksakan Pembangunan jalan Desa Danutirtan sehingga dapat meningkatkan aktifitas warga masyarakat serta mempercepat hubungan antar Desa satu dengan yang lainnya. dengan harapan laju perekonomian akan tumbuh sehingga taraf hidup warga masyarakat akan lebih baik. 

C. MAKSUD DAN TUJUAN

Dalam kehidupan bermasyarakat tidak terlepas dari rasa solidaritas, tenggang rasa dan kebersamaan baik dalam segi Kemasyarakatan maupun dalam hal apapun termasuk kelancaran taraf perekonomian pedesaan, oleh karena itu perlu kita tingkatkan dari segi Pemberdayaan, Pembangunan dan Kemasyarakatan sebagai Langkah/Modal awal terciptanya Perekonomian yang lebih maju dipedesaan.dengan kata lain maksud dan tujuan  adalah:

  1. Meningkatkan taraf Perekonomian Masyarakat Pedesaan.
  2. Meningkatkan Pengetahuan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam mengatasi masalah Kondisi Lingkungannya.
  3. Meningkatkan Kepedulian Masyarakat dalam Pembangunan di Lingkungannnya.
  4. Menumbuh Kembangkan semangat Gotong Royong Masyarakat.
  5. Mewujudkan Ketentraman dan Keamanan di Lingkungan Masyarakat.
  6. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan.
  7. Mengurangi tingkat Kesenjangan dan atau Individualisme Masyarakat Pedesaan.
  8. Sebagai sarana lalu lintas warga Desa yang memadai.

D. PENUTUP

Pembangunan Jalan Aspal Desa Danutirtan akan terwujud apabila dukungan dari semua pihak baik Pemerintah Desa  terlebih akan dukungan dari warga Desa Danutirtan itu sendiri dan para Donator yang ikut berperan aktif dalam Pembangunan terlebih dukungan bantuan dari Pemerintah Daerah.

Terima kasih kami sampaikan Kepada semua unsure yang telah membantu akan terselesaikannya proposal ini,sehingga mudah mudahan apa yang sangat kami harapkan akan mendapat  perhatian dan dukungan dari Pemerintah.

Analisis Rencana Anggaran Biaya

No
URAIAN KEGIATAN
VOLUME
SATUAN
HARGA
( Rp )
JUMLAH
( Rp )
1
2
3
4
5
6
A.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Pekerjaan /Material
Pembelian Aspal
Pasir
Kris  3/5
Kris  2/3
Kayu Bakar
Tenaga Borong & Warles
Perancak

48
53
87
53
10
320
-

Drum
M3
M3
M3
M3
HOK
-

1.500.000
100.000
175.000
200.000
260.000
50.000
-

72.000.000
5.300.000
15.225.000
10.000.000
2.600.000
16.000.000
1.375.000
Jumlah
122.500.000



RENCANA ANGGARAN BIAYA
PEMBANGUNAN JALAN ASPAL  [ 2,5 m x 700 m ]



No
URAIAN KEGIATAN
VOLUME
SATUAN
HARGA
( Rp )
JUMLAH
( Rp )
1
2
3
4
5
6
A.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Pekerjaan / Material Pembelian Aspal  
Pasir
Kris  3/5
Kris  2/3
Kayu Bakar
Tenaga Borong & Warles

50
337
562
337
18
     
Drum
M3
M3
M3
M3
M

1.300.000
80.000
70.000
70.000
260.000
5500

192.000.000
26.960.000
39.340.000
23.590.000
4.680.000
56.250.000
Jumlah   
315.000.000



SUSUNAN  PANITIA PENGASPALAN JALAN


No
NAMA
KEDUDUKAN DALAM PENGURUS
KETERANGAN
1
RIDWAN
PELINDUNG DAN PENASIHAT
KEPALA DESA
2.
DANURI
KETUA
TOKOH PEMUDA
2

WAKIL KETUA
TOKOH  MASYARAKAT
3

SEKRETARIS
TOKOH MASYARAKAT
4

BENDAHARA
TOKOH PEMUDA/i
5

SEI USAHA
TOKOH MASYARAKAT
6

SEI USAHA
TOKOH PEMUDA
7.

PERLENGKAPAN
TOKOH PEMUDA
8.

PERLENGKAPAN
TOKOH MASYARAKAT
9.

HUMAS
TOKOH MASYARAKAT
10.

HUMAS
TOKOH PEMUDA


Foto-Foto Lokasi Proyek Pengaspalan Jalan


Itulah Proposal Proyek Pengaspalan/perbaikan jalan, semoga dapat bermanfaat sebagai acuan dalam menyusun proposal.